Minggu, 23 Desember 2012

Seperti halnya manusia biasa,demikian pula penulis dan teman teman yg lain,tentu memiliki kepribadian dan sifat yg berbeda pula,terlebih lagi penulis yg masih usia remaja dan bersekolah di sekolah swasta di jawa tengah sana,tentu setiap manusia memiliki sifat yg berbeda pula,ada yg sifatnya menyenangkan, ada yg menyebalkan,ada yg mengesalkan ,adayg lucu dan lai sebagainya,demikian pula temvan penulis waktu itu yg masih usia sekolah,...hingga pada suatu sat ketika sedang pelajaran di kelas, waktu itu adalah pelajaran biologi,penulis juga masih ingat bahwa pak guru biologi orangnya sudah tua atau bisa dibilang sudah kakek kakek, mungkin dia pensiunan dari mantan guru dan mantan PNS penulis kurang tahu pasti,tapi bila diajar oleh pak guru tsb semua murid senang karena orangnya baik alias tidak galak, maka demikianlah..pakguru mengajarkan pelajaran biologi dan menyatakan bahwa "ingus itu blablabla........" eh tiba tiba ada teman penulis bertanya Ingus itu hewan apa pak guru???"....... grrr..... hu...... teriak teman penulis yg lain,ya kamu nanya saja salah ,apalagi jawab,mustinya pertanyaanya bukan ingus hewan apa,tapi ingus itu apa,begitu mungkin pikir yg lain, mungkin sang penanya berfikir bahwa ingus itu nama binatang seperti tikus ,kuskus dll,,kan sama sama berakhiran us,begitu mungkin pikirnya, namun pak guru yg ditanya hanya diam saja dan tidak menjawab apapun,sampai ahirnya jam pelajara biologo usai sudah, dan ahirnya teman penulis yg bertanyapun malu sendiri atas kekonyolan pertanyaanya tsb, demikianlah ceritaku semoga dapat menghibur....sekian.......terimakasih...............

1 komentar:

  1. Kali ini penulis akan bercerita mengenai kebakaran yang terjadi kampung kami,entah karena korsleting listrik atau karena kompor,penulis kurang tahu pasti,namun untuk kali ini api membakar sebuah rumah kontrakan milik salah seorang penduduk di kampung kami,masyarakatpun kemudian berbondong bondong menyiramkan air,ada yang memakai ember,baskom atau apapun yang penting bisa untuk mengambil air dan untuk disiramkan pada rumah yang terbakar tersebut,airnyapun bukan selalu air bersih,bahkan air comberanpun ada yang mengambilnya,yang penting bisa untuk memadamkan kebakaran tersebut.
    Kebakaran tersebut kini telah menghanguskan satu rumah bertingkat,dan dihawatirkan merembet pada bangunan lain yang menempel pada bangunan yang terbakar tersebut,dipanggil juga petugas pemadam kebakaran untuk mengatasinya.
    Tak ketinggalan pula ada beberapa wartawan yang meliputnya,menurut penulis salah satunya adalah wartawan dari sebuah radio swasta di daerah tersebut,hal ini diketahui penulis berdasarkan pada pembicaraan langsung wartawan tersebut menggunakan alat komunikasi HT dengan orang jauh yang berada disana.
    Kini giliran wartawan tersebut mewancarai salah seorang warga "Permisi pak...mau nanya nich,siapa nama pemilik rumah yang terbakar ini ya?" mustinya yang ditanya menjawab dengan nama yang keren misalnya "milik bapak johan.....atau,yang terbakar ini rumah milik bapak edi..."
    namun yang ditanya mejawab dengan jawaban yang sungguh diluar perkiraan sang penanya "ee...yang terbakar ini rumahnya bank NYAMUK...."
    Kini giliran wartawan tersebut bingung dan bengong sendiri atas jawaban tersebut,sampai sampai tidak melanjutkan pertanyaanya.mungkin dipiran wartawantersebut adalah,bukankah nyamuk itu binatang yang sangat kecil..? mengapa memiliki rumah sedemikian besar..? namun lain lagi pemikiran orang yang menjawab,karena tidak tahu nama asli sang pemilik rumah,dan yang dia tahu adalah julukan bagi bapak tersebut yaitu NYAMUK....
    Demikianlah kisahku semoga terhibur...Sekian.....

    BalasHapus